Focus and Scope
Jurnal Sasana Masyarakat adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), penerapan IPTEKS, pemberdayaan masyarakat, dan edukasi publik. Jurnal ini menerbitkan artikel yang berfokus pada penyelesaian masalah nyata di masyarakat melalui integrasi disiplin ilmu pendidikan, sosial, dan sains.
Ruang lingkup jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:
1. Pendidikan, Pembelajaran, dan Literasi Masa Depan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Berfokus pada program pemberdayaan dan pendampingan di bidang pendidikan formal, nonformal, dan informal:
-
Pengembangan & Inovasi Pembelajaran: Pelatihan media pembelajaran interaktif, bahan ajar, dan metode pengajaran kreatif bagi guru/pendidik.
-
Literasi & Inklusi Pendidikan: Pemberdayaan masyarakat melalui literasi baca-tulis, digital, sains, serta program pendidikan inklusif/disabilitas.
-
Peningkatan Kapasitas Pendidik: Pelatihan kompetensi guru, manajemen sekolah, dan pengembangan profesional berkelanjutan di daerah 3T maupun perkotaan.
-
Edukasi Berbasis Komunitas: Bimbingan belajar masyarakat, pelatihan parenting, dan pusat belajar masyarakat (PKBM).
2. Pembangunan Sosial, Tata Kelola, dan Kewirausahaan Masyarakat (Fakultas Ilmu Sosial)
Berfokus pada penguatan struktur sosial, kebijakan publik, budaya, dan kesejahteraan masyarakat:
-
Pemberdayaan Masyarakat & UMKM: Pendampingan manajemen usaha, digital marketing, tata kelola keuangan, dan kewirausahaan sosial (social entrepreneurship).
-
Tata Kelola Desa & Komunitas: Pelatihan administrasi desa, transparansi publik, advokasi hukum, dan peningkatan kapasitas kelembagaan lokal.
-
Mitigasi Masalah Sosial & Budaya: Pelatihan resolusi konflik, pelestarian warisan budaya lokal, penanganan isu kesetaraan gender, dan perlindungan anak/lansia.
-
Komunikasi Publik & Inklusi Digital: Pendampingan literasi media, pencegahan hoaks, dan pemanfaatan media sosial untuk aksi sosial lokal.
3. Penerapan Sains, Teknologi, dan Kelestarian Lingkungan (Fakultas Sains)
Berfokus pada transfer ilmu sains dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk keberlanjutan:
-
Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG): Inovasi alat/sistem berbasis sains untuk membantu produktivitas pertanian, peternakan, kelautan, atau industri rumah tangga.
-
Konservasi Lingkungan & Pengelolaan Sampah: Edukasi pengolahan limbah/sampah (komposting, daur ulang), konservasi keanekaragaman hayati, dan reboisasi.
-
Kesehatan Lingkungan & Ketahanan Pangan: Edukasi sanitasi, pemanfaatan tanaman obat/herbal, hidroponik/urban farming, serta pengujian kualitas air dan tanah.
-
Edukasi & Mitigasi Bencana Berbasis Sains: Pemetaan wilayah rawan bencana, simulasi bencana, dan edukasi perubahan iklim bagi warga lokal.
4. Pengabdian Kolaboratif Multidisplin (Lintas Fakultas)
-
Program PKM terintegrasi yang menggabungkan aspek sains (teknologi/alat), sosial (pendampingan ekonomi/kelembagaan), dan pendidikan (pelatihan/edukasi) secara berkelanjutan.
